Cara Cerdas Supaya Tidak Tertipu Dengan Biro Perjalanan Umroh Bodong

Suasana Keliling Ka'bah
19 Jun

Cara Cerdas Supaya Tidak Tertipu Dengan Biro Perjalanan Umroh Bodong

Kuota perjalanan haji yang terbatas setiap tahunnya memang membuat sebagian orang lebih memilih melaksanakan ibadah umroh untuk mencari pengalaman sebelum beribadah haji. Tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah umroh, tidak jarang dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memperoleh keuntungan yang besar. Untuk itulah, Anda harus cerdas dalam memilih biro perjalanan umroh terbaik agar tidak tertipu. Untuk lebih jelasnya, berikut ada beberapa hal yang harus Anda cermati sebelum memilih biro perjalanan umroh, yaitu:

Memilih PPIU Yang Mengantongi Izin Resmi Dari Kemenag

Memilih PPIU yang memiliki izin resmi dari Kementerian Agama memang bisa Anda jadikan filter terbaik. Sebab dengan adanya izin resmi, maka dapat dipastikan pelayanan PPIU sudah terverifikasi. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir lagi akan menemukan biro perjalanan bodong seperti agan perjalanan First Travel yang sangat merugikan ribuan calon jamaah umroh.

Memastikan Jadwal Keberangkatan

Perlu Anda ketahui, ibadah umroh tidak memerlukan masa tunggu lama hingga memperoleh waktu keberangkatan. Bahkan jangka waktu dari mulai Anda melakukan pendaftaran hingga waktu keberangkatan, biasanya paling lama enam bulan. Nah, jika ada biro perjalanan umroh yang menjadwalkan keberangkatan lebih dari enam bulan sebaiknya Anda menghindari biro perjalanan tersebut.  Sebab jika waktu keberangkatan lebih lama dari enam bulan, dikhawatirkan uang yang sudah Anda setorkan akan digunakan untuk hal-hal lainnya.

Memperhatikan Biaya Perjalanan Umrah Yang Ditawarkan PPIU

Umumnya Kemenag dan asosiasi sudah menetapkan harga atau biaya referensi yang bisa dijadikan acuan untuk perjalanan umroh ialah sebesar Rp 20.000.000 per calon jamaahnya. Nah, jika Anda menemukan PPIU yang menawarkan harga yang jauh lebih murah dan mencurigakan maka sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu setiap komponen standar pelayananan, minimal sudah sesuai dengan peraturan menteri Agama No 8 tahun 2008 terkait penyelenggara perjalanan ibadah umrah. Sesuai dengan aturan yang ditetapkan, jika setiap maskapai penerbangan yang digunakan oleh biro perjalanan umroh hanya perlu transit sekali sebelum menuju Arab Saudi, dan hotel yang disediakan minimal bintang tiga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *